Secret
Admirer
Karya
: ENC
Namaku Cahyani Putri Kusuma, namun biasa
dipanggil Yani. Pagi yang cerah dengan semangat yang membara untuk hari pertama
sekolah di SMA Citra Harapan Bangsa yang cukup terkenal . Rasanya senang sekali
bertemu teman-teman baru. Hari pertama sekolah ku sudah sepakat untuk duduk
sebangku dengan Yuni, teman yang kukenal ketika pendaftaran. Aku dan Yuni diterima dikelas X MIA 4.
“TING...TONG...TING...TONG”, bel
berbunyi tanda masuk kelas.
Sebelum memulai pelajaran wali kelas
mempersilahkan untuk semua murid perkenalan satu persatu.
“Stand Up, please”, perintah Pak Zali
yang kemudia diikuti semua siswa dan perkenalan satu persatu. Setelah
perkenalan pelajaran dimulai.
Setelah 1 minggu pelajaran disekolah,
ada ekstra pencaksilat yang diwajibkan untuk diikuti oleh siswa yang Pak Rahman
Guru Olahraga. Sabtu adalah hari yang menyenangkan untuk istirahat dirumah
setelah pelajaran 1 minggu disekolah, tapi mengapa ada ekstra ini ?
“mendingan gue dirumah, sleeping beauty
gitu, kayak Syahrini”, gerutu Yuni
“All right mb brow, tapi ya udah sih
sabar”, jawabku tersenyum
Setelah menuruni tangga dan menuju ke
aula,aku melihat seorang cowok yang menurutku ganteng dan keren, namun
terbuyarkan karena Yuni menarik tanganku. Pencak silat dimulai dan berlangsung
selama ½ jam kemudian istirahat. Selama istirahat aku hanya duduk didepan aula
dengan Yuni dan melihat cowok tadi ternyata dia main sepakbola dengan kakak
kelas dan teman sebayanya. Aku terus memperhatikan dia, mungkin pandangan jatuh
cinta. Apalagi dia sangat keren dengan baju putihnya dan celana jeans
pendeknya. Cowok itu kutunjukkan pada Yuni, Yuni hanya tersenyum dan tertawa.
Aku dan Yuni yang bercanda-canda melihat cowok itu Alin tiba-tiba menyaut
pembicaraanku.
“oooooouuu....
itu, itu mah kakak kelas di SMP namanya Arya emang kenapa ?
“,
tanyanya
“oooo gak papa Cuma ..”, jawabku
terpotong karena Pencak silat dimulai lagi setelah istirahat. Waktunya untuk
pulang. Aku terus memikirkan dia, berharap dia nanti jadi Laksana Surgaku. Hari
selasa aku mengikuti ekstra English, sewaktu pulang aku lewat pintu gerbang
depan, dan tidak sengaja aku melihat Arya main basket dilapangan basket, aku
sangat senang sekali dan pulang dengan senyum-senyum sendiri. Selanjutnya hari
rabu, aku juga bertemu dia. Hari kamis berhubung pulang pagi aku bertemu dia
dijalan naik motor menggunakan jaket, ku ikutin dia namun sudah terlalu jauh.
Hari jum’at aku melihat dia mengambil motor diparkiran sebelah sana namun
kuikuti tidak ada, mungkin bukan takdirnya untuk bertemu, pikirku. Hari sabtu
seperti biasa ekstra pencak silat, namun kulihat-lihat kenapa tidak ada dia,
aku tidak bersemangat untuk ekstra hari ini, huh menyebalkan karena moodbooster
tidak ada. Satnight kuputuskan untuk sms temanku yang ikut ekstra basket.
To
: Wina
Hay
Win, boleh tanya gak, kamu ikut ekstra basket kan ?!
Dibalasnya
dengan jawaban iya,aku kemudia bertanya seputar Arya, ternyata Arya adalah
pelatihnya juga berhubung pelatih yang asli tidak datang. Sekarang aku tahu
nama lengkapnya dan kelas apadia sekarang. Aku berpikir bagaimana kalau aku
juga ikut ekstra itu untukkenal siapa dia, kata Wina dia itu Playboy. Ah
biarkan yang penting aku suka padanya.
Aku telusuri nama fbnya,twitternya,
instagram, pin bb, dan nomer teleponnya. Yang aku tahu hanya Facebook dan
Instagram. Setiap hari aku stalk sosmednya, aku ambil foto-fotonya dan aku edit
dengan fotoku. Senin pagi kuperlihatkan foto editanku pada temanku Yuni dan
Nano.
“lucu amat lo, kayak pembantu dengan
majikannya”, Yuni tertawa jahat
“No problem, yang penting aku suka
dia”, jawabku santai dan tersenyum.
“kayaknya aku pernah liat foto itu
deh, siapa ya dia,oya dia Arya kan, anak kelas X1 MIA 4”, kata Nano mengingat
ingat
“kok tahu sih No”, tanyaku
“tahu lah orang aku punya pin bb
nya”, jawab Nano
Aku langsung meminta pin bbnya dan
stalk selalu. Namun suatu hari aku stalk fbnya tapi kenapa ada status dia
tentang cewek yang dia suka, hati hancur rasanya seperti tidak akan pernah
mendapatkannya. Namun status itu kupikirkan berlalu karena dia kan memang
playboy. Ada beberapa cowok mendekat padaku namun aku bersikap biasa mungkin
memang aku benar-benar cinta sama Arya. Arya aku suka kamu, pikirku dalam hati
yang sangat dalam. Aku membuat video kumpulan foto-foto ku dan dia dengan scene
music Kamulah Takdirku dan Laksana Surga. Aku memang suka yang berhubungan
dengan edit-edit. Sabtu pagi Nano tiba-tiba menghampiriku yang sedang duduk
dikursi menunggu Yuni datang.
“oy Yan, kamu mau gak aku kasih
nomer hpnya dia ?”,tanya Nano
“mau dong,...”, jawabku kegirangan
Lalu Nano memberikan nomer hpnya dan
kusimpan dengan Nama ADS <3
“emang kamu bernai sms dia, aku
yakin gak sih”, tanya Nano meragukan
“iya sih tapi bagaimana lagi,mungkin
pada saat waktunya aku akan berani mengungkapkan isi hatiku pada dia, nomernya
aku simpan saja dulu. Tapi yang penting aku setiap hari bisa nge-stalk fb dan
instagramnya.
Tanggal
21 Desember adalah ulang tahunnya aku hanya bisa mengucapkan “SELAMAT ULANG
TAHUN” lewat fbnya dengan malu-malu. Aku memang tidak berani berterus terang
dengan apa isi hatiku sebenarnya, aku hanya bisa diam dan diam sampai waktunya
aku berani. Aku takut karena yang suka dia banyak dan membuat aku sakit hati. Menurutku
sendiri aku merasa “Secret Admirer/Penggemar Rahasia”. 1 tahun ku kagumi dirinya
sampai kelas XI, sekarang dia kelas XII mungkin tengah fokus untuk UN-nya, aku
ngestalk sosmed namun tidak ada apa-apa, mungkin dia benar-benar ingin fokus belajar,aku
akan semangatin kamu terus meskipun kamu bukan siapa-siapa aku, tapi aku suka
sama kamu.
Setelah semua anak kelas XII
lulus,aku lega dan sekarang aku tahu dimana dia kuliah. Aku bertekad untuk
kuliah sama dengan dia juga. Sudah 3 tahun aku menjadi penggemar rahasia dia,
namun dia tidak tahu siapa aku. Aku masih menyimpan isi hati yang sama,kalu aku
suka dia. Namun terkahir kulihat status fbnya dan photo instagramnya dia
bersama cewek, kutelusuri cewek itu dan ternyata benar dia adalah pacarnya yang
sebelumnya pernah kupikirkan. Hati hancur lagi, menjelang UN hatiku hancur ?
pikirku bingung dengan keadaan ini. Lalu ku buang jauh-jauh rasa galau ini
untuk fokus belajar.
Setelah kumenunggu hasilnya, ternyata
lulus dengan hasil yang memuaskan aku sangat senang dan bangga, kuperlihatkan
pada orangtuaku dan foto arya yang terpampang di laptopku. Pendaftaran kuliah
kulalui sangat mudah, namun setelah diterima aku merasa canggung tapi aku sudah
punya cukup nyali untuk menyatakan
perasaanku ini yang sebenarnya. Kuberanikan diri memasuki kelas Arya yang
sedang memang dia sendiri saja yang ada dikelas. Aku masuk dan .....
“kamu ?”, kata Arya kaget
Aku
berpikir mengapa dia tahu aku,padahal selama 3 tahun di SMA dia tidak pernah
tahu sedikitpun tentang aku.
“kakak kenal dengan aku?”, tanyaku
terbata-bata
“tahulah, kamu kan yang sering
ngestalk fb aku dan instagram aku, kamu pikir aku gak tahu, sekarang kan ada
aplikasi stalker”,jawabnya sambil tersenyum
Aku
merasa malu, namun tetap kuberanikan diriku
“iya,kak aku sebenarnya kagum dengan
kamu, aku juga sayang samakamu,3 tahun di SMA aku selalu ingin dekat dan
bersama kamu, namun aku berfikir itu impossible”,jawabku terengah-engah
“aku senang bisa punya fans kaya
kamu, tapi maaf aku sudah punya pacar,kamu mengertikan?”, kata Arya
“iya aku tahu, terimakasih kak”,
jawabku tersenyum saja.
Lalu
aku diajak foto dengan dia berdua, aku sangat senang dan hatiku semakin dag dig
dug. Pacarnya datang dan hanya tersenyum padaku, kemudian Arya pergi.
Aku
terus memandangi fotoku berdua dengan Arya,aku sangat senang sekali bisa foto
dengan dia, ku edit fotonya dan kutulisi Kamulah Takdirku. Meskipun kamu punya pacar
aku masih berharap dengan “Kamulah Jodohku Arya”.
-SELESAI-